Attention~

Happy Reading^^

1. Please leave a comment, at least a reaction below the post.
Usahakan jangan jadi silent reader. Abis baca diharapkan comment~ gak susah kok, bisa anonymous:) paling nggak kasih reaksi kalian dikotak yang ada dibawah post. Tinggal centang aja:)
Kritik dan saran diterima,dengan bahasa yang baik pastinya:3
2. Copy allowed with credit:3
3. Kalo mau req ff bisa kok, contact di line uname 'snowflakes2ch' sebisa mungkin saya bikinin:)
Hobi berfantasi juga? Ayo tuang dalam kata-kata^^ Bisa kirim ke saya dan akan dipost disini~ full credit♡

Saya minta comment bukan karna haus akan comment. Blog ini hanya saluran hobby. Tapi alangkah lebih senang bila hasil kerja diindahkan dan diberi saran supaya lebih baik:3
Gamsahamnida^^

Thursday, December 19, 2013

Promise


Title: Promise
Genre: Romance
Author: Tanada Kanade
Length: One shot
Cast: Suho Exo-K, Kris Exo-M, Hara Kara, Junjin Shinhwa


Hara dan Suho, sepasang kekasih sejak SMA. Keduanya sama-sama tertarik di dunia perhotelan.
Setelah lulus SMA, Hara memutuskan untuk mengenyam S1 di Australia. Suho tidak dapat menahan Hara untuk pergi.
*Incheon International Airport*  13 februari 2010
Suho: “Hara, berjanjilah kita akan bertemu 4 tahun lagi di taman dekat hotel ayahku, tepat saat kita bertemu pertama kali 14 desember. Aku akan menunggu apapun yang terjadi.”
Hara: ”Baiklah aku janji.” *mengangkat jari kelingkingnya*
Suho: *melingkarkan kelingkingnya ke kelingking Hara* “ Hiduplah dengan baik disana.Makan yang teratur.Ingat lambungmu ya.Sering-seringlah kabari orang tuamu, dan rajinlah belajar agar kau cepat menyelesaikan kuliahmu tapi jangan terlalu memforsir tenagamu. Gunakan baju yang hangat ketika musim dingin karena disana suhunya lebih tinggi dibanding di Korea.Hmm lalu apa lagi ya..”
Hara: “Iya iya aku bisa melakukannya.Kau cerewet sekali suho-ya. Orang tuaku saja tidak menasehatiku sebanyak itu.hahaha”
Suho: “Sikapmu masih kekanakan sih, jadi membuat orang mudah khawatir.. Sudahlah nanti kalau ada yang kelupaan akan kuberitahu lewat sms. Pesawatmu akan segera berangkat Hara-ya jangan sampai ada yang ketinggalan karena itu bisa jadi gawat sekali.Kau belum terlalu mengenal Australia. Oh ya ,jangan mengenakan pakaian yang terlalu fulgar,tingkat kriminal disana tinggi,nanti kalau ada apa-apa langsung telepon saja aku atau orang tuamu yang mana saja yang kau ingat duluan.”
Hara: “Mulai lagi kan-_- Iya,arraseo Suho-ya. Aku pergi dulu ya nanti tertinggal pesawat bagaimana,kan bisa jadi gawat sekali” Kata Hara meniru perkataan Suho.
Suho: “Hei jangan meniru perkataanku Hara. Ayo cepat? Semua sudah dibawa? Pasportmu?Kartu tanda penduduk? Obat-obat? Sudah kan?”
Hara: “ Sudah kok semua ada di tasku.”
Setelah obrolan panjang itu, akhirnya Hara berangkat ke Australia.
*20 Novermber 2013,Canberra, Australia*
Hara menyelesaikan kuliahnya tak sampai 4 tahun. Namun, kini namanya bukan lagi Goo Hara tetapi Nam Gyuri.
------------------------------------------------Flashback 3 april 2011
Hara terlambat berangkat kuliah karena bangun kesiangan.Pagi itu dia berlali secepat mungkin agar tidak terlalu ketinggalan mata kuliah paginya. Saking terburu-buru sambil memastikan bukunya terbawa semua,ia tidak melihat ada mobil yang melaju dengan kecepatan tinggi yang siap menabraknya. Mobil itu sempat membunyikan klakson namun tak didengar oleh Hara karena ia menggunakan Headset. Akhirnya DASH.. Hara tertabrak mobil itu dan terpental sekitar 1 meter. Tubuhnya membentur keras ke jalan. Orang-orang langsung berkumpul dan menyelamatkan dia. Ketika sadar,kepalanya terasa sangat berat dan jantungnya berdegup sangat kencang. Ia bingung.Tidak tahu ia dimana,dan dia siapa.
Dokter memastikan bahwa ia gegar otak.Dan lagi,dokter tidak bisa menemukan identitasnya karena Hara lupa membawa dompetnya.Dokter itu hanya tahu ia adalah murid universitas ternama jurusan perhotelan dari buku yang dibawanya. Dokter juga mengetahui ia beraasal dari Korea karena catatan kecilnya ditulis menggunakan hangul. Karena kelihatannya dia anak baik,lagipula dokter itu tidak memiliki anak,maka diangkatlah Hara menjadi anaknya. Namanya berubah sesuai dengan nama pemberian ayah barunya, Nam Gyuri.
Gyuri melanjutkan kuliahnya setelah 2 minggu dirawat di rumah. Dan dinyatakan lulus 2 tahun kemudian.
Gyuri: “Appa,sekarang aku sudah mendapat gelar S1 ku..”
Dokter Nam ( Junjin Shinhwa): “ Arasseo. Lalu?”
Gyuri: “ Aku ingin mencari kerja Seoul..tempat asalku..siapa tahu aku juga bisa menemukan saudaraku disana. Bukannya aku ingin berpaling..aku hanya ingin tahu saja..”
Dokter Nam: “ Seoul? Yah..Baiklah..Appa mengijinkan.. Hati-hati ya disana. Kau orang yang sangat ceroboh,harus benar-benar jaga diri. Jangan kerja terlalu keras dan memforsir tenagamu,nak. Sering-sering kabari appa. Dan ingat,disana kau harus makan yang cukup dan teratur.Kalau ada apa-apa telepon appa saja.”
Deg! Tiba-tiba jantung Gyuri berdetak kencang,tidak tahu kenapa.Ia merasa ada yang aneh dengan perkataan appanya,namun ia hiraukan perasaan itu.
Gyuri: “Iya appa,arraseoJ

*Back to 20 November 2013*
Gyuri sampai di Seoul dan langsung menuju apertemen yang sudah dibelinya 3 hari yang lalu. Malamnya,ia langsung membuat proposal untuk melamar kerja ke beberapa hotel ternama di Seoul. Setelah menyerahkan proposalnya,beberapa hari kemudian ia pendapat panggilan dari Planet Hotel. Sudah menjadi kebiasaan lama, direktur utama hotel turun tangan langsung dalam hal interview pegawai baru.
Esoknya,Gyuri pergi pagi-pagi sekali karena tidak bisa tidur semalaman saking perasaannya campur aduk antara gembira,gugup,takut,dan sebagainya.Ia menghela napas,meyakinkan diri dan dengan senyum mengembang berjalan memasuki Planet Hotel dan bertanya jalan menuju ruangan direktur.
Gyuri sampai didepan pintu ruangan direktur dna mengetuknya. Setelah ada suara ‘Masuklah!’ Gyuri memasuki ruanganna.Dilihatnya plat nama yang jelas terpampang di bagian depan meja direktur. ‘Kim Joon Myeon’..hmm nama itu tampak tak asing bagi Gyuri.
Direktur Kim membalikkan kursinya yang semula mengahadap jendela,kini menghadap Gyuri di kursi tamu. Ditatapnya wanita itu lekat-lekat. Untuk beberapa saat,Direktur tidak dapt berkata apa-apa. Tatapannya memberikan kesan kerinduan akan seseorang yang lama tak ia jumpai. Goo Hara. Mirip.Sangat mirip. Tapi tak mungkin karena Hara akan menyelesaikan kuliahnya tahun depan.
Direktur bertanya seputar kuliahnya, kesiapannya untuk kerja,dan ternyata saat itu juga Gyuri diterima di Planet Hotel karena direktur melihat beberapa keunggulan seperti universitasnya,tempat tinggalnya di Australia yang menunjang keprofesionalannya.Ditambah ia mirip dengan Hara. Lengkap sudah.
Direktur Kim: “ Nam Gyuri kau diterima di perusahaan kami.Mulai besok,kau resmi pegawai di hotel ini.”
Gyuri: “ Gamsahamnida” *berjabat tangan dengan direktur Kim*
Perasaan aneh muncul di pikiran mereka berdua. Sepertinya taka sing lagi memegang tangannya..
Hari pertama bekerja,Gyuri kesiangan. Ia berlari memasuki hotel. Tanpa disengaja ia menabrak seorang namja yang datang dari arah samping yang sepertinyya staff juga di sana melihat pakaiannya cukup rapi.
Gyuri: “ Ah chwiseonghamnida aku tidak sengaja” *membungkuk*
Kris: “ Tidak apa-apa aku juga tidak melihat ada orang lewat. Ah! Kaukah manager baru itu?”
Gyuri: “ Ne..Namaku Nam Gyuri”
Kris: “ Oh.. Aku Wu Yi Fan. Panggil saja Kris,nama kerenku. Apa kau sudah mengetahui ruanganmu? Kau temuilah manager lama di ruangan sebelah sana * menunjuk salah satu ruangan dekat sana* sebentar lagi itu menjadi ruanganmu karena manager lama mau pulang ke kampong halamannya.”
Gyuri: “ Baiklah gamsahamnida sunbae-nim.”
3 bulan sudah Gyuri bekerja. Kris menyukai Gyuri sejak pertama kali bertemu,maka itu makin hari makin rajinlah dia mendekati Gyuri. Di sisi lain, Direktur Kim yang tak lain adalah Suho selalu memperhatikan gerak gerik dan kebiasaan Gyuri. Memang sama persis dengan Hara. Ia semakin yakin bahwa Gyuri mirip Hara, tetapi kenapa ia tak mengenali Suho? Memang sih ia kehilangan kontak dengan Hara sejak beberapa waktu lalu.. atau jangan-jangan ada sesuatu yang terjadi pada Hara? Ah..tidak mungkin,pikirnya. Apa dia mengganti nomor?masa idak memberitahu Suho..tidak mungkin. Segala pikiran buruk mulai berkelebat di kepala Suho. Ia mencoba memastikannya dengan bertanya pada Gyuri atau keluarganya. Ia pun meminta Gyuri menemuinya di ruangan Suho.
Gyuri: “ Iya direktur. Ada apa memanggil saya?”
Suho: “ Aku ingin menanyakan sesuatu”
Gyuri: “ Ne silahkan.”
Suho: “ Apa kau berasal dari Australia?”
Gyuri: “ Setahuku aku memang tinggal di Australia,tapikata ayahku,dulu aku tinggal di Seoul makanya aku lancar berbahasa korea tanpa aku sadari.”
Suho: “ Maksudmu? Kau tidak ingat masa lalumu?”
Gyuri: “ Hmm begitulah.Aku sempat mengalami kecelakaan katanya.”
Suho: “ Oh kudengar ayahmu dokter? Bisa aku menemuinya? Sepertinya ada yang tidak beres dengan tubuhku.”
Gyuri: “ Kau mau ke Australia direktur? Alamat rumahku ada dalam proposalku. Semoga cepat sembuh direkturr.”
Suho: “ baiklah terimakasih Gyuri.”
Esoknya Suho langsung berangkat ke Australia dan menuju alamat yang sudah ia salin dari proposal Gyuri. Sesampainya di rumah dokter Nam
Suho: “Anyeonghaseyo saya Kim joon myeon direktur Planet hotel tempat Gyuri bekerja.”
Dokter Nam: “ Ada apa?”
Suho: “ Aku ingin bertanya apakah Gyuri sempat kecelakaan dan hilang ingatan?”
Dokter Nam: “ Kenapa kau bertanya begitu? Apa kau kenal dengannya sebelumnya?”
Suho: “Beberapa waktu lalu aku kehilangan kontak dengan pacarku yang kuliah disini. Dan 3 bulan lalu saya melihat orang yang benar-benar mirip dari wajah s,cara bicara sampai wajahnya.”
Dokter Nam: “ Ya memang..aku tidak mungkin menyembunyikan ini terus menerus. Dia memang korban kecelakaan 2 tahun lalu yang ku angkat jadi anak karena tidak ditemukan identitas aslinya.”
Suho: “ Jadi benar begitu..Baiklah gamsahamnida dokter.”
Semenjak itu Suho berusaha mendekati Gyuri untuk mengembalikan ingatannya. Ia mengajaknya ke tempat-tempat yang sering mereka kunjungin dulu. Bagaimana Suho sering berpesan,dna lain sebagainya. Lama-kelamaan Gyuri memang merasa Suho tidak asing baginya. Tapi tetap saja ia tidak bisa mengingat. Suatu malam ia bermimpi saat dulu di airport bersama Suho.
*5 desember 2014*
Gyuri menemui Suho untuk memastikan mimpinya semalam.
Gyuri: “ Direktur apa sebelum ini kau mengenalku?”
Suho: “ Aku?kenapa?kau mengingat sesuatu?”
Gyuri: “ Aku bermimpi aneh semalam.. tidak terlalu jelas.. tapi aku ingat ada kau dan orang lalu lalang.”
Suho: “Benarkah?”
Gyuri: “ ya..ah lupakan saja.”
Suho: “ Bermimpilah sebanyak mungkin.Ingat lebih jauh.aku akan menunggu perkembangannya.”

Kris mengetahui depertinya direktur menyukai Gyuri. Ia pun mulai menyusun rencana untuk menyatak perasaannya sebelum keduluan direktur. Ia membuat janji dengan Gyuri tanggal 13 desember nanti di atap hotel.Gyuri pun menyetujuinya.
13 desember 2014
Gyuri menghampiri Kris yang sudah sampai duluan di atap hotel.
Kris: “ Gyuri ada yang ingin aku bicarakan.”
Gyuri: “ Katakan saja..”
Kris: “ Aku sebenarnya menyukaimu sejak pertama kali kita bertemu. Maukan kau menjadi kekasihku? Tidak perlu menjawab sekarang aku tahu kau kaget. Jawab saja ketika kau siap.”
Gyuri: “ Baiklah aku akan memikirkannya dulu ya.”
Semalaman Gyuri memikirkan tentang itu. Disisi lain ia juga memikirkan sepertinya ia terdesak oleh waktu.Ada yang perlu dilakukannya dalam waktu dekat. Tapi apa ya.. Ia berpikir keras (pikir keras..)
Ia masih bimbang sampai keesokan harinya. Hari yang telah dijanjikan Hara dengan Suho. Pagi-pagi Suho sudah berada di taman,menunggu keajaiban. Gyuri lari tergesa-gesa mencari Kris. Tak menemukan Kris, ia bergegas keluar hotel menuju suatu tempat. Ada Suho disana. Buru-buru dia menghampiri dan  menepuk pundak Suho sambil mengatur napas. Lalu ia mulai berbicara.
Gyuri: “ Maaf membuatmu menunggu lama. Maaf aku tak ingat semuanya lebih awal.”
Suho: “ Taka pa yang penting kau sudah ingat. Lagipula aku kan bilang aku akan menunggu apapun yang terjadiJ
Mereka berpelukan. Disamping itu ternyata ada penonton gratis. Ya. Kris daritadi menonton mereka berdua. Ia sengaja tidak muncul pagi ini didepan Gyuri karena ia sudah tahu semuanya dari Suho.
Gyuri: “ Apapun yang terjadi aku takkan melupakanmua lagi. Janji.”
Suho: “ Keep you promise.”

No comments:

Post a Comment