Title: Promise
Genre: Romance
Author: Tanada Kanade
Length: One shot
Cast: Suho Exo-K, Kris Exo-M, Hara
Kara, Junjin Shinhwa
Hara dan Suho, sepasang
kekasih sejak SMA. Keduanya sama-sama tertarik di dunia perhotelan.
Setelah lulus SMA, Hara
memutuskan untuk mengenyam S1 di Australia. Suho tidak dapat menahan Hara untuk
pergi.
*Incheon International
Airport* 13 februari 2010
Suho: “Hara, berjanjilah
kita akan bertemu 4 tahun lagi di taman dekat hotel ayahku, tepat saat kita
bertemu pertama kali 14 desember. Aku akan menunggu apapun yang terjadi.”
Hara: ”Baiklah aku janji.”
*mengangkat jari kelingkingnya*
Suho: *melingkarkan
kelingkingnya ke kelingking Hara* “ Hiduplah dengan baik disana.Makan yang
teratur.Ingat lambungmu ya.Sering-seringlah kabari orang tuamu, dan rajinlah
belajar agar kau cepat menyelesaikan kuliahmu tapi jangan terlalu memforsir
tenagamu. Gunakan baju yang hangat ketika musim dingin karena disana suhunya
lebih tinggi dibanding di Korea.Hmm lalu apa lagi ya..”
Hara: “Iya iya aku bisa
melakukannya.Kau cerewet sekali suho-ya. Orang tuaku saja tidak menasehatiku
sebanyak itu.hahaha”
Suho: “Sikapmu masih
kekanakan sih, jadi membuat orang mudah khawatir.. Sudahlah nanti kalau ada
yang kelupaan akan kuberitahu lewat sms. Pesawatmu akan segera berangkat
Hara-ya jangan sampai ada yang ketinggalan karena itu bisa jadi gawat
sekali.Kau belum terlalu mengenal Australia. Oh ya ,jangan mengenakan pakaian
yang terlalu fulgar,tingkat kriminal disana tinggi,nanti kalau ada apa-apa
langsung telepon saja aku atau orang tuamu yang mana saja yang kau ingat
duluan.”
Hara: “Mulai lagi kan-_-
Iya,arraseo Suho-ya. Aku pergi dulu ya nanti tertinggal pesawat bagaimana,kan
bisa jadi gawat sekali” Kata Hara meniru perkataan Suho.
Suho: “Hei jangan meniru
perkataanku Hara. Ayo cepat? Semua sudah dibawa? Pasportmu?Kartu tanda
penduduk? Obat-obat? Sudah kan?”
Hara: “ Sudah kok semua
ada di tasku.”
Setelah obrolan panjang
itu, akhirnya Hara berangkat ke Australia.
*20 Novermber 2013,Canberra,
Australia*
Hara menyelesaikan
kuliahnya tak sampai 4 tahun. Namun, kini namanya bukan lagi Goo Hara tetapi
Nam Gyuri.
------------------------------------------------Flashback
3 april 2011
Hara terlambat berangkat
kuliah karena bangun kesiangan.Pagi itu dia berlali secepat mungkin agar tidak
terlalu ketinggalan mata kuliah paginya. Saking terburu-buru sambil memastikan
bukunya terbawa semua,ia tidak melihat ada mobil yang melaju dengan kecepatan
tinggi yang siap menabraknya. Mobil itu sempat membunyikan klakson namun tak
didengar oleh Hara karena ia menggunakan Headset. Akhirnya DASH.. Hara
tertabrak mobil itu dan terpental sekitar 1 meter. Tubuhnya membentur keras ke
jalan. Orang-orang langsung berkumpul dan menyelamatkan dia. Ketika
sadar,kepalanya terasa sangat berat dan jantungnya berdegup sangat kencang. Ia
bingung.Tidak tahu ia dimana,dan dia siapa.
Dokter memastikan bahwa ia
gegar otak.Dan lagi,dokter tidak bisa menemukan identitasnya karena Hara lupa
membawa dompetnya.Dokter itu hanya tahu ia adalah murid universitas ternama
jurusan perhotelan dari buku yang dibawanya. Dokter juga mengetahui ia beraasal
dari Korea karena catatan kecilnya ditulis menggunakan hangul. Karena
kelihatannya dia anak baik,lagipula dokter itu tidak memiliki anak,maka
diangkatlah Hara menjadi anaknya. Namanya berubah sesuai dengan nama pemberian
ayah barunya, Nam Gyuri.
Gyuri melanjutkan
kuliahnya setelah 2 minggu dirawat di rumah. Dan dinyatakan lulus 2 tahun
kemudian.
Gyuri: “Appa,sekarang aku
sudah mendapat gelar S1 ku..”
Dokter Nam ( Junjin
Shinhwa): “ Arasseo. Lalu?”
Gyuri: “ Aku ingin mencari
kerja Seoul..tempat asalku..siapa tahu aku juga bisa menemukan saudaraku
disana. Bukannya aku ingin berpaling..aku hanya ingin tahu saja..”
Dokter Nam: “ Seoul? Yah..Baiklah..Appa
mengijinkan.. Hati-hati ya disana. Kau orang yang sangat ceroboh,harus
benar-benar jaga diri. Jangan kerja terlalu keras dan memforsir tenagamu,nak.
Sering-sering kabari appa. Dan ingat,disana kau harus makan yang cukup dan
teratur.Kalau ada apa-apa telepon appa saja.”
Deg! Tiba-tiba jantung
Gyuri berdetak kencang,tidak tahu kenapa.Ia merasa ada yang aneh dengan
perkataan appanya,namun ia hiraukan perasaan itu.
Gyuri: “Iya appa,arraseoJ”
*Back to 20 November 2013*
Gyuri sampai di Seoul dan
langsung menuju apertemen yang sudah dibelinya 3 hari yang lalu. Malamnya,ia
langsung membuat proposal untuk melamar kerja ke beberapa hotel ternama di
Seoul. Setelah menyerahkan proposalnya,beberapa hari kemudian ia pendapat
panggilan dari Planet Hotel. Sudah menjadi kebiasaan lama, direktur utama hotel
turun tangan langsung dalam hal interview pegawai baru.
Esoknya,Gyuri pergi
pagi-pagi sekali karena tidak bisa tidur semalaman saking perasaannya campur
aduk antara gembira,gugup,takut,dan sebagainya.Ia menghela napas,meyakinkan
diri dan dengan senyum mengembang berjalan memasuki Planet Hotel dan bertanya
jalan menuju ruangan direktur.
Gyuri sampai didepan pintu
ruangan direktur dna mengetuknya. Setelah ada suara ‘Masuklah!’ Gyuri memasuki
ruanganna.Dilihatnya plat nama yang jelas terpampang di bagian depan meja
direktur. ‘Kim Joon Myeon’..hmm nama itu tampak tak asing bagi Gyuri.
Direktur Kim membalikkan
kursinya yang semula mengahadap jendela,kini menghadap Gyuri di kursi tamu.
Ditatapnya wanita itu lekat-lekat. Untuk beberapa saat,Direktur tidak dapt
berkata apa-apa. Tatapannya memberikan kesan kerinduan akan seseorang yang lama
tak ia jumpai. Goo Hara. Mirip.Sangat mirip. Tapi tak mungkin karena Hara akan
menyelesaikan kuliahnya tahun depan.
Direktur bertanya seputar
kuliahnya, kesiapannya untuk kerja,dan ternyata saat itu juga Gyuri diterima di
Planet Hotel karena direktur melihat beberapa keunggulan seperti
universitasnya,tempat tinggalnya di Australia yang menunjang
keprofesionalannya.Ditambah ia mirip dengan Hara. Lengkap sudah.
Direktur Kim: “ Nam Gyuri
kau diterima di perusahaan kami.Mulai besok,kau resmi pegawai di hotel ini.”
Gyuri: “ Gamsahamnida”
*berjabat tangan dengan direktur Kim*
Perasaan aneh muncul di
pikiran mereka berdua. Sepertinya taka sing lagi memegang tangannya..
Hari pertama bekerja,Gyuri
kesiangan. Ia berlari memasuki hotel. Tanpa disengaja ia menabrak seorang namja
yang datang dari arah samping yang sepertinyya staff juga di sana melihat
pakaiannya cukup rapi.
Gyuri: “ Ah
chwiseonghamnida aku tidak sengaja” *membungkuk*
Kris: “ Tidak apa-apa aku
juga tidak melihat ada orang lewat. Ah! Kaukah manager baru itu?”
Gyuri: “ Ne..Namaku Nam
Gyuri”
Kris: “ Oh.. Aku Wu Yi
Fan. Panggil saja Kris,nama kerenku. Apa kau sudah mengetahui ruanganmu? Kau
temuilah manager lama di ruangan sebelah sana * menunjuk salah satu ruangan
dekat sana* sebentar lagi itu menjadi ruanganmu karena manager lama mau pulang
ke kampong halamannya.”
Gyuri: “ Baiklah
gamsahamnida sunbae-nim.”
3 bulan sudah Gyuri
bekerja. Kris menyukai Gyuri sejak pertama kali bertemu,maka itu makin hari
makin rajinlah dia mendekati Gyuri. Di sisi lain, Direktur Kim yang tak lain
adalah Suho selalu memperhatikan gerak gerik dan kebiasaan Gyuri. Memang sama
persis dengan Hara. Ia semakin yakin bahwa Gyuri mirip Hara, tetapi kenapa ia
tak mengenali Suho? Memang sih ia kehilangan kontak dengan Hara sejak beberapa
waktu lalu.. atau jangan-jangan ada sesuatu yang terjadi pada Hara? Ah..tidak
mungkin,pikirnya. Apa dia mengganti nomor?masa idak memberitahu Suho..tidak
mungkin. Segala pikiran buruk mulai berkelebat di kepala Suho. Ia mencoba
memastikannya dengan bertanya pada Gyuri atau keluarganya. Ia pun meminta Gyuri
menemuinya di ruangan Suho.
Gyuri: “ Iya direktur. Ada
apa memanggil saya?”
Suho: “ Aku ingin
menanyakan sesuatu”
Gyuri: “ Ne silahkan.”
Suho: “ Apa kau berasal
dari Australia?”
Gyuri: “ Setahuku aku
memang tinggal di Australia,tapikata ayahku,dulu aku tinggal di Seoul makanya
aku lancar berbahasa korea tanpa aku sadari.”
Suho: “ Maksudmu? Kau tidak
ingat masa lalumu?”
Gyuri: “ Hmm begitulah.Aku
sempat mengalami kecelakaan katanya.”
Suho: “ Oh kudengar ayahmu
dokter? Bisa aku menemuinya? Sepertinya ada yang tidak beres dengan tubuhku.”
Gyuri: “ Kau mau ke
Australia direktur? Alamat rumahku ada dalam proposalku. Semoga cepat sembuh
direkturr.”
Suho: “ baiklah
terimakasih Gyuri.”
Esoknya Suho langsung
berangkat ke Australia dan menuju alamat yang sudah ia salin dari proposal
Gyuri. Sesampainya di rumah dokter Nam
Suho: “Anyeonghaseyo saya
Kim joon myeon direktur Planet hotel tempat Gyuri bekerja.”
Dokter Nam: “ Ada apa?”
Suho: “ Aku ingin bertanya
apakah Gyuri sempat kecelakaan dan hilang ingatan?”
Dokter Nam: “ Kenapa kau
bertanya begitu? Apa kau kenal dengannya sebelumnya?”
Suho: “Beberapa waktu lalu
aku kehilangan kontak dengan pacarku yang kuliah disini. Dan 3 bulan lalu saya
melihat orang yang benar-benar mirip dari wajah s,cara bicara sampai wajahnya.”
Dokter Nam: “ Ya
memang..aku tidak mungkin menyembunyikan ini terus menerus. Dia memang korban
kecelakaan 2 tahun lalu yang ku angkat jadi anak karena tidak ditemukan
identitas aslinya.”
Suho: “ Jadi benar
begitu..Baiklah gamsahamnida dokter.”
Semenjak itu Suho berusaha
mendekati Gyuri untuk mengembalikan ingatannya. Ia mengajaknya ke tempat-tempat
yang sering mereka kunjungin dulu. Bagaimana Suho sering berpesan,dna lain
sebagainya. Lama-kelamaan Gyuri memang merasa Suho tidak asing baginya. Tapi
tetap saja ia tidak bisa mengingat. Suatu malam ia bermimpi saat dulu di
airport bersama Suho.
*5 desember 2014*
Gyuri menemui Suho untuk
memastikan mimpinya semalam.
Gyuri: “ Direktur apa
sebelum ini kau mengenalku?”
Suho: “ Aku?kenapa?kau
mengingat sesuatu?”
Gyuri: “ Aku bermimpi aneh
semalam.. tidak terlalu jelas.. tapi aku ingat ada kau dan orang lalu lalang.”
Suho: “Benarkah?”
Gyuri: “ ya..ah lupakan
saja.”
Suho: “ Bermimpilah
sebanyak mungkin.Ingat lebih jauh.aku akan menunggu perkembangannya.”
Kris mengetahui depertinya
direktur menyukai Gyuri. Ia pun mulai menyusun rencana untuk menyatak
perasaannya sebelum keduluan direktur. Ia membuat janji dengan Gyuri tanggal 13
desember nanti di atap hotel.Gyuri pun menyetujuinya.
13 desember 2014
Gyuri menghampiri Kris
yang sudah sampai duluan di atap hotel.
Kris: “ Gyuri ada yang
ingin aku bicarakan.”
Gyuri: “ Katakan saja..”
Kris: “ Aku sebenarnya
menyukaimu sejak pertama kali kita bertemu. Maukan kau menjadi kekasihku? Tidak
perlu menjawab sekarang aku tahu kau kaget. Jawab saja ketika kau siap.”
Gyuri: “ Baiklah aku akan
memikirkannya dulu ya.”
Semalaman Gyuri memikirkan
tentang itu. Disisi lain ia juga memikirkan sepertinya ia terdesak oleh
waktu.Ada yang perlu dilakukannya dalam waktu dekat. Tapi apa ya.. Ia berpikir
keras (pikir keras..)
Ia masih bimbang sampai
keesokan harinya. Hari yang telah dijanjikan Hara dengan Suho. Pagi-pagi Suho
sudah berada di taman,menunggu keajaiban. Gyuri lari tergesa-gesa mencari Kris.
Tak menemukan Kris, ia bergegas keluar hotel menuju suatu tempat. Ada Suho
disana. Buru-buru dia menghampiri dan
menepuk pundak Suho sambil mengatur napas. Lalu ia mulai berbicara.
Gyuri: “ Maaf membuatmu
menunggu lama. Maaf aku tak ingat semuanya lebih awal.”
Suho: “ Taka pa yang
penting kau sudah ingat. Lagipula aku kan bilang aku akan menunggu apapun yang
terjadiJ”
Mereka berpelukan.
Disamping itu ternyata ada penonton gratis. Ya. Kris daritadi menonton mereka
berdua. Ia sengaja tidak muncul pagi ini didepan Gyuri karena ia sudah tahu
semuanya dari Suho.
Gyuri: “ Apapun yang
terjadi aku takkan melupakanmua lagi. Janji.”
Suho: “ Keep you promise.”

No comments:
Post a Comment