Author : Tanada Kanade
Judul : Night's Love Chapter 4 (Last chapter)
Cast : Xi Luhan Exo-M, Kwon Yuri SNSD,Lee DongHae Super Junior
-Taecyeon 2PM
-Tiffany SNSD
-Sulli F(x)
-Eunhyuk Super Junior
-Choi Minho Shinee
Genre: Horror , Romance
Length: Short story
Length: Short story
---------------------------------------------------------------------
Preview> Hm batas waktunya sampai bulan purnama muncul karena kita akan perang melawan para monster aneh itu setelahnya. Sekarang mari kita lihat kemampuan apa yang kau miliki untuk menjadi seorang pemimpin.
Semenjak malam itu, Luhan selalu memikirkan cara terbaik untuk memberitahu segalanya kepada Yuri, tapi sebuah bohlam lampu terang tak kunjung hadir diatas kepalanya. Keadaan semakin sulit ketika Yuri belakangan ini menjadi sangat ceria karena seminggu yang lalu ia memenangkan lotre bernilai 1 juta won. (bernilai sekitar Rp10.834.800 loh._.)
Semenjak malam itu pula, Luhan jadi sering ke Black Castle menemui Taecyeon untuk membangkitkan kekuatan vampirnya. Lama-kelamaan Luhan berpikir bahwa ia memang perlu tahu kekuatannya. sebenernya untuk jaga-jaga saja sih..
Berbagai macam latihan ditempuh luhan. Mulai dari mencoba berjalan diatas api,sampai mencoba membangkitkan kembali seperti Taecyeon.Namun semuanya sia-sia. Kekuatan Luhan tetap tidak nampak.
Taecyeon: aneh..Dulu aku hanya menjalani 13x latihan untuk menemukan kekuatanku. Bahkan vampir paling payah (note:Eunhyuk) pun menjalani 50x latihan.Sedangkan kau,orang yang terpilih,menjalani latihan sudah 150x tetap tidak berhasil. Mungkin kau terlalu banyak makan makanan manusia ya..
Luhan: Mungkin belum saatnya kekuatanku muncul, tapi makanan manusia tidak seburuk itu kok. Kau belum pernah coba bubfble tea kan? itu rasanya jjang! cobalah,kau akan menyukainya ketika pertama kali mencicipi. Aku jamin hehe
Taecyeon: Hei, begini-begini 100 tahun yang lalu aku juga pernah jadi manusia loh. tapi memang sih,saat itu belum ada..apa tadi? mumble tea? ya itulah.. paling rasanya tidak jauh beda dari teh biasa kan?
Luhan: Bubble tea...... kau terlalu tua untuk tahu bubble tea. sudahlah sekarang apa yang seharusnya kita lakukan? bulan purnama kurang lebih 10 hari lagi. Jangankan kekuatan, aku saja belum memberitahu Yuri kalau aku ini vampire. Habis,semenjak ia dapat lotre,mukanya selalu bersinar setiap hari. Aku jadi tak tega memberitahunya.
Taecyeon: Apa?! (Dengan muka gak nyantai) Luhan selama 2 bulan kamu ngapain aja?! kau kan tinggal bilang 'Yuri,aku vampire. Apa kamu mau lari sekarang?' kan gitu"
Luhan: Lalu? responnya kira-kira apa? kalau semudah itu, aku pasti sudah memberitahunya dari kapan-kapan deh.
Taecyeon: Kalau tidak lari,paling Yuri pingsan sebentar. Atau dia tidak kaget lalu menerimamu? siapa yang tahu. hahaha
Luhan: (Dalam hatinya: ini bapak tua sialan-_- gak pernah jatuh cinta kali ya. Dasar orang tua) Baiklah,apapun yang terjadi hari ini juga aku akan memberitahunya.
Disaat yang sama tapi ditempat yang berbeda...
Yuri: (Batuk dan mengeluarkan darah) (cepat-cepat mengambil tisu dan mengelap darahnya) hah..hah...hah.. Sampai kapan aku akan menahan ini semua..
tok..tok..tok..
Yuri: Luhan kaukah itu?
Luhan: iya ini aku,bukalah pintu. Aku harus bicara sesuatu
Yuri: (membasuh mukanya) baik aku datang! *Membukakan pintu*
Luhan: Hai
Yuri:ha..hai..
Luhan: Aku akan memberiitahumu sesuatu.. Ayo kita masuk dulu
-Didalam rumah-
Luhan: 10 hari lagi aku akan pergi mempertaruhkan nyawa keduaku.
Yuri: a..apa maksudnya?
Luhan: hmm..Kau harus tahu.. aku ini sebenarnya.. vampire
Seketika darah Yuri terasa naik,denyut nadinya tak beraturan,napasnya tersengal,dan perlahan-lahan penglihatannya kabur.
Luhan: Yuri? Noona? Noona! Lihat? dia pingsan. tanggung jawab kau Taec.
Taecyeon: pingsan adalah option kedua yang telah kusebutkan kan. Bukan salahku dong. Sekarang kita tunggu saja sampai dia sadar,lalu aku mungkin akan turun tangan seperti maumu.
========= 3 jam kemudian =========
Yuri mulai membuka matanya. Ketika melihat Luhan dengan mata merah beserta kedua taringnya, ia shock. Reflek ia menutup mata dengan kedua tangannya.
Luhan: Tenang.. aku hanya ingin menunjukkan wujudku yang sebenarnya.. Kau boleh mengusirku tapi nanti ya, 10 hari lagi aku akan pergi kok..
Yuri: pergilah..sekarang juga..makhluk jahat... (sambil menangis)
Luhan:hm..oke..ternyata kau tidak mau terima..baik aku akan pergi. Ayo Taec,kita menyerah saja. Aku lelah.
Taecyeon: Kau yakin tidak mau melanjutkannya? bukankah masih banyak yang ingin kau sampaikan?
Luhan: tidak. Percuma saja,kajja.
*keduanya menghilang*
Yuri yang masih shock di kamarnya menarik selimut sampai menutupi seluruh tubuhnya. Setelah itu, tidak dikisahkan lagi selanjutnya..
Tibalah hari yang ditunggu. Malam bulan purnama pun tiba. Yuri menatap langit melalui jendela kamarnya.. "inilah akhirnya..." batinnya.
Vampire-vampire dari seluruh wilayah berkumpul untuk menyatukan kekuatan melawan serigala malam ini dalam pertempuran ke-1301.
Serigala-pun berkumpul menyusun strategi melawan vampire-vampire yang notabenenya lebih pintar dari mereka.
tepat pukul 12.00am. Vampire-vampire mulai muncul dari arah selatan,sedangkan serigala dari arah sebaliknya. Keduanya sudah siap untuk bertempur..kecuali Luhan yang belum menemukan kekuatannya.
Luhan ada dibarisan depan. Ia menutup metanya sejenak. mengeluarkan segenap kekuatannya dan berubah menjadi wujud aslinya. Dengan tatapan penuh amarah,ia memulai pertempuran berdarah malam itu.
Para vampire mulai menembakkan panah racun ke arah serigala-serigala itu.
Luhan mulai melampiaskan kemarahannya pada serigala-serigala didepannya. Sampai kemudian ia menemukan sosok yang dikenalnya dibarisan lawan..
"Donghae...Serigala..?" batik Luhan. Seketika pergerakannya terhenti. Sesosok serigala menyayat lengannya. Ia mengeram kesakitan. Tanpa sadar, ia melempar serigala itu tanpa menyentuhnya. Saat itu dia sadar, itulah kemampuannya. Telekinetik..
Ia mengepalkan tangannya dan mengincar Donghae. Donghae yang menyadari itu langsung menoleh dan mengampiri Luhan dan mencengkeramnya.
Luhan: Kau..hah,,hah..Apakah Yuri tahu hal ini?
Donghae: apa kau perlu tahu itu?
Luhan: kau sengaja membuat dirimu seolah-olah mati untuk mempersiapkan perang ini kan? Kau tahu? Yuri menjadi murung semenjak mendengar berita itu! Dasar kau makhluk tidak berkeprimanusiaan(?)!
Donghae: Diam! tahu apa kau?!
Luhan: aku tahu! aku tahu semuanya! *perlahan-lahan mengangkat Donghae yang kekar ke udara* kau.. tidak ada bedanya dengan sampah! *melempar donghae*
Donghae: heh kau pikir aku semudah itu dikalahkan..dasar bodoh.. *mengumpulkan tenaganya dan menghantam Luhan*
Luhan: ugh..ugh.. Aku akan memberitahu Yuri semuanya.. lihat saja kau
Donghae: ya. Kalau kau bisa lolos dari kematianmu yang kedua! *mencabik tubuh Luhan*
Para vampire yang melihat itu langsung mengarahkan anak panahnya ke Donghae dan melesatkannya sepersekian detik setelahnya.
Donghae: ugh! awas kau.. Luhan! *brugh*
Taecyeon melangkah melewati bangkai-bangkai manusia serigala dan kaumnya,vampire dan menghampiri Luhan. Ia memberikan sedikit kekuatannya untuk Luhan dan pergi begitu saja bersama pasukannya.
Kelompok serigalapun membawa pergi ketuanya ke sarang mereka.
Pertarungan malam itu belum sepenuhnya selesai..
Luhan perlahan membuka matanya, dengan tubuh berlumur darah,ia mencoba berdiri dan berjalan menuju rumah Yuri yang jaraknya tidak terlalu jauh. sekian detik kemudian,ia sampai didepan rumah Yuri. Tapi tenaganya hampir habis berkat teleportnya itu-_-
mendengar bunyi gedabrug(?) dari arah pintu, Yuri cepat-cepat membuka pintu rumahnya.
Luhan: Dong..Donghae..aku bertemu..dia..serigala..
cukup puas dengan penjelasannya, ia tersenyum singkat dan tergeletak tak berdaya didepan rumah Yuri.
Yuri yang panik mencoba menyusun kata-kata Luhan. Ia mengerti apa yang Luhan maksud. Ternyata Donghae bohong soal kematiannya..ternyata ia mau menutupi dirinya yang asli. setidaknya itulah yang ditangkap Yuri.
Diseretnya lelaki itu sampai di ruang tamu. Seketika napasnya kembali tersengal. Kepalanya pusing.
Yuri: akhirnya..kita sama..kita..mati..
tubuhnya tergeletak diatas tubuh Luhan. Keduanya tidur selama ribuan tahun..
END
Gak jelas ya? maaf ini FF pertama :<
Tambahan:
Tahun 4050..
Wanita dengan pakaian serba hitam,menggandeng tangan seorang lelaki yang kelihatan lebih muda darinya.
" siap untuk pergi makan? " kata wanita itu.
" ya,sepertinya " jawab lelaki itu.
Keduanya pergi ke tengah kota untuk mencari apa yang mereka sebut "makanan"
tak lain adalah.. Darah..
Taecyeon: Hei, begini-begini 100 tahun yang lalu aku juga pernah jadi manusia loh. tapi memang sih,saat itu belum ada..apa tadi? mumble tea? ya itulah.. paling rasanya tidak jauh beda dari teh biasa kan?
Luhan: Bubble tea...... kau terlalu tua untuk tahu bubble tea. sudahlah sekarang apa yang seharusnya kita lakukan? bulan purnama kurang lebih 10 hari lagi. Jangankan kekuatan, aku saja belum memberitahu Yuri kalau aku ini vampire. Habis,semenjak ia dapat lotre,mukanya selalu bersinar setiap hari. Aku jadi tak tega memberitahunya.
Taecyeon: Apa?! (Dengan muka gak nyantai) Luhan selama 2 bulan kamu ngapain aja?! kau kan tinggal bilang 'Yuri,aku vampire. Apa kamu mau lari sekarang?' kan gitu"
Luhan: Lalu? responnya kira-kira apa? kalau semudah itu, aku pasti sudah memberitahunya dari kapan-kapan deh.
Taecyeon: Kalau tidak lari,paling Yuri pingsan sebentar. Atau dia tidak kaget lalu menerimamu? siapa yang tahu. hahaha
Luhan: (Dalam hatinya: ini bapak tua sialan-_- gak pernah jatuh cinta kali ya. Dasar orang tua) Baiklah,apapun yang terjadi hari ini juga aku akan memberitahunya.
Disaat yang sama tapi ditempat yang berbeda...
Yuri: (Batuk dan mengeluarkan darah) (cepat-cepat mengambil tisu dan mengelap darahnya) hah..hah...hah.. Sampai kapan aku akan menahan ini semua..
tok..tok..tok..
Yuri: Luhan kaukah itu?
Luhan: iya ini aku,bukalah pintu. Aku harus bicara sesuatu
Yuri: (membasuh mukanya) baik aku datang! *Membukakan pintu*
Luhan: Hai
Yuri:ha..hai..
Luhan: Aku akan memberiitahumu sesuatu.. Ayo kita masuk dulu
-Didalam rumah-
Luhan: 10 hari lagi aku akan pergi mempertaruhkan nyawa keduaku.
Yuri: a..apa maksudnya?
Luhan: hmm..Kau harus tahu.. aku ini sebenarnya.. vampire
Seketika darah Yuri terasa naik,denyut nadinya tak beraturan,napasnya tersengal,dan perlahan-lahan penglihatannya kabur.
Luhan: Yuri? Noona? Noona! Lihat? dia pingsan. tanggung jawab kau Taec.
Taecyeon: pingsan adalah option kedua yang telah kusebutkan kan. Bukan salahku dong. Sekarang kita tunggu saja sampai dia sadar,lalu aku mungkin akan turun tangan seperti maumu.
========= 3 jam kemudian =========
Yuri mulai membuka matanya. Ketika melihat Luhan dengan mata merah beserta kedua taringnya, ia shock. Reflek ia menutup mata dengan kedua tangannya.
Luhan: Tenang.. aku hanya ingin menunjukkan wujudku yang sebenarnya.. Kau boleh mengusirku tapi nanti ya, 10 hari lagi aku akan pergi kok..
Yuri: pergilah..sekarang juga..makhluk jahat... (sambil menangis)
Luhan:hm..oke..ternyata kau tidak mau terima..baik aku akan pergi. Ayo Taec,kita menyerah saja. Aku lelah.
Taecyeon: Kau yakin tidak mau melanjutkannya? bukankah masih banyak yang ingin kau sampaikan?
Luhan: tidak. Percuma saja,kajja.
*keduanya menghilang*
Yuri yang masih shock di kamarnya menarik selimut sampai menutupi seluruh tubuhnya. Setelah itu, tidak dikisahkan lagi selanjutnya..
Tibalah hari yang ditunggu. Malam bulan purnama pun tiba. Yuri menatap langit melalui jendela kamarnya.. "inilah akhirnya..." batinnya.
Vampire-vampire dari seluruh wilayah berkumpul untuk menyatukan kekuatan melawan serigala malam ini dalam pertempuran ke-1301.
Serigala-pun berkumpul menyusun strategi melawan vampire-vampire yang notabenenya lebih pintar dari mereka.
tepat pukul 12.00am. Vampire-vampire mulai muncul dari arah selatan,sedangkan serigala dari arah sebaliknya. Keduanya sudah siap untuk bertempur..kecuali Luhan yang belum menemukan kekuatannya.
Luhan ada dibarisan depan. Ia menutup metanya sejenak. mengeluarkan segenap kekuatannya dan berubah menjadi wujud aslinya. Dengan tatapan penuh amarah,ia memulai pertempuran berdarah malam itu.
Para vampire mulai menembakkan panah racun ke arah serigala-serigala itu.
Luhan mulai melampiaskan kemarahannya pada serigala-serigala didepannya. Sampai kemudian ia menemukan sosok yang dikenalnya dibarisan lawan..
"Donghae...Serigala..?" batik Luhan. Seketika pergerakannya terhenti. Sesosok serigala menyayat lengannya. Ia mengeram kesakitan. Tanpa sadar, ia melempar serigala itu tanpa menyentuhnya. Saat itu dia sadar, itulah kemampuannya. Telekinetik..
Ia mengepalkan tangannya dan mengincar Donghae. Donghae yang menyadari itu langsung menoleh dan mengampiri Luhan dan mencengkeramnya.
Luhan: Kau..hah,,hah..Apakah Yuri tahu hal ini?
Donghae: apa kau perlu tahu itu?
Luhan: kau sengaja membuat dirimu seolah-olah mati untuk mempersiapkan perang ini kan? Kau tahu? Yuri menjadi murung semenjak mendengar berita itu! Dasar kau makhluk tidak berkeprimanusiaan(?)!
Donghae: Diam! tahu apa kau?!
Luhan: aku tahu! aku tahu semuanya! *perlahan-lahan mengangkat Donghae yang kekar ke udara* kau.. tidak ada bedanya dengan sampah! *melempar donghae*
Donghae: heh kau pikir aku semudah itu dikalahkan..dasar bodoh.. *mengumpulkan tenaganya dan menghantam Luhan*
Luhan: ugh..ugh.. Aku akan memberitahu Yuri semuanya.. lihat saja kau
Donghae: ya. Kalau kau bisa lolos dari kematianmu yang kedua! *mencabik tubuh Luhan*
Para vampire yang melihat itu langsung mengarahkan anak panahnya ke Donghae dan melesatkannya sepersekian detik setelahnya.
Donghae: ugh! awas kau.. Luhan! *brugh*
Taecyeon melangkah melewati bangkai-bangkai manusia serigala dan kaumnya,vampire dan menghampiri Luhan. Ia memberikan sedikit kekuatannya untuk Luhan dan pergi begitu saja bersama pasukannya.
Kelompok serigalapun membawa pergi ketuanya ke sarang mereka.
Pertarungan malam itu belum sepenuhnya selesai..
Luhan perlahan membuka matanya, dengan tubuh berlumur darah,ia mencoba berdiri dan berjalan menuju rumah Yuri yang jaraknya tidak terlalu jauh. sekian detik kemudian,ia sampai didepan rumah Yuri. Tapi tenaganya hampir habis berkat teleportnya itu-_-
mendengar bunyi gedabrug(?) dari arah pintu, Yuri cepat-cepat membuka pintu rumahnya.
Luhan: Dong..Donghae..aku bertemu..dia..serigala..
cukup puas dengan penjelasannya, ia tersenyum singkat dan tergeletak tak berdaya didepan rumah Yuri.
Yuri yang panik mencoba menyusun kata-kata Luhan. Ia mengerti apa yang Luhan maksud. Ternyata Donghae bohong soal kematiannya..ternyata ia mau menutupi dirinya yang asli. setidaknya itulah yang ditangkap Yuri.
Diseretnya lelaki itu sampai di ruang tamu. Seketika napasnya kembali tersengal. Kepalanya pusing.
Yuri: akhirnya..kita sama..kita..mati..
tubuhnya tergeletak diatas tubuh Luhan. Keduanya tidur selama ribuan tahun..
END
Gak jelas ya? maaf ini FF pertama :<
Tambahan:
Tahun 4050..
Wanita dengan pakaian serba hitam,menggandeng tangan seorang lelaki yang kelihatan lebih muda darinya.
" siap untuk pergi makan? " kata wanita itu.
" ya,sepertinya " jawab lelaki itu.
Keduanya pergi ke tengah kota untuk mencari apa yang mereka sebut "makanan"
tak lain adalah.. Darah..

No comments:
Post a Comment