Author : Tanada
Kanade
Judul : Night's Love
Cast : Xi Luhan
Exo-M, Kwon Yuri SNSD,Lee DongHae Super Junior
-Taecyeon 2PM
-Tiffany SNSD
-Sulli F(x)
-Eunhyuk Super Junior
-Choi Minho Shinee
Genre: Horror, Romance
Length: Short story
Length: Short story
-------------------------------------------------------------------------------------------------
@Black Castle
“Hoi hyuk,apa kau siap untuk membangkitkan
anak istimewa itu malam ini? Aku tak sabar untuk menjadikannya teman! muahahahaha”
ucap minho seraya duduk disamping Eunhyuk.
Eunhyuk yang sedang membaca buku itu
pun tersentak dengan kedatangan Minho.
“Bisakah kau tertawa pelan
sedikit?-_- Hm?aku bahkan tidak tahu tentang pembangkitan apapun” Jawabnya malas.
“Apa?! Berita yang sudah menyebar
ini kau tidak tahu? Ckckck.. kemana saja kau Hyuk…” kata Minho menggelengkan
kepala.
“Memang kenapa kalau aku tidak
tahu? Aku? Aku daritadi duduk disini dan membaca,kau kan lihat sendiri haha
memang ada apa sih sampai orang itu disebut ‘anak istimewa’?” Tanya Eunhyuk.
“Nih ya aku beri tahu. Anak itu
kabarnya adalah orang yang terpilih oleh Raja untuk menjadi calon kandidat
pemimpin kaum Vampire berikutnya! Bagaimana tidak istimewa” Jawab Minho.
“Walau bagaimana istimewa juga ia
akan tetap menjalani masa percobaan di dunia manusia kan?” Tanya Eunhyuk lagi.
Sepertinya Eunhyuk mulai tertarik dengan pembicaraan ini.
“Hm menurutku pasti iya.Justru
harus dibikin berat masa percobaannya agar lebih tahu sejauh mana kemampuannya”
Jawab Minho. Dahinya berkerut.
“Hmm iya juga ya. haha kita lihat
saja nanti anak itu. Sudahlah aku mau lanjut membaca.” Kata Eunhyuk.
“Baiklah aku juga akan menemui Tiffany
untuk merayunya lagi.” Muka Minho memerah. Ia langsung menyelonong pergi
meninggalkan Eunhyuk.
Malam
itu saat bulan purnama, peti mati seorang remaja laki-laki berusia 18 tahun dikeluarkan
dari kuburnya. Para tetua vampire mengelilingi peti itu dan mengucapkan
beberapa mantra.
“te lèveras-tu, ô mon fils.
Bangkitlah kau wahai anakku.”
Lalu, dibukakan gembok dari peti
itu satu per satu. Kemudian para tetua itu bergegas pergi.
Tak
Lama Kemudian, Mayat yang tadinya kaku perlahan-lahan melemas seolah hidup
kembali. Perlahan-lahan terbukalah mata orang yang ada di dalam peti itu. Ia
mulai mengeryitkan dahinya dan menggerakkan tubuhnya yang sudah lama membeku
didalam peti. Lalu ia mendorong tutup peti yang tertutup berpuluh-puluh tahun
itu dan keluar ditengah kegelapan malam.
Laki-laki itu menutup matanya
sejenak dan mengumpulkan energinya. Oleh sinar bulan purnama, matanya yang
tadinya cokelat berubah menjadi merah, giginya membentuk dua taring tajam di
sisi kanan dan kiri yang siap menghisap darah seseorang. Perlahan-laha ia
langkahkan kakinya dan mulai menghampiri kota.
“Tidak cukup. Aku masih butuh
banyak tenaga hm” Kata lelaki itu dengan suara rendah sambil menggeletakkan
korbannya yang ke-tujuh itu. Ia mulai berjalan lagi menyusuri jalan kota yang
gelap. Ketika ia melihat sesosok wanita yang kira-kira berjarak 15 meter
darinya, ia menyeringai, dihampirilah gadis itu. Tapi sayangnya, gadis itu berbelok
dan memasuki rumah disampingnya. Ia hanya bisa melongo.
Ketika
iamulai melangkah lagi, matahari pagi mulai terbit.Cahaya matahari mengenai tubuhnya
dan seketika itu ia lemas, matanya yang merah kembali berwarna cokelat dan
taringnya menghilang, lalu ia jatuh terkulai disana.
-------------------------------------------------
Pagi
itu Yuri keluar dari rumahnya dengan mata yang masih setengah terbuka untuk membuang
sampah. Matanya terbelalak ketika melihat seorang laki-laki muda yang sangat
tampan terkulai didepan rumahnya. Cepat-cepat ia meminta bantuan orang untuk
membopong lelaki itu kedalam rumahnya.
Sudah
2 hari berlalu semenjak kejadian itu, sudah bermacam cara Yuri lakukan untuk
membangunkan lelaki itu tapi tak ada yang berhasil. Akhirnya, hari ini tubuh
lelaki itu bergerak dan ia mulai terbangun. Yuri cepat-cepat menghampirinya.
“Yak gwaenchana?” Tanya Yuri
khawatir. Lelaki itu hanya diam. Ia ingin menjawab tapi suaranya tecekat..
To Be Continued~

No comments:
Post a Comment